Suara jeruji.com / Leidong – Warga Kecamatan Kualuh Leidong, Kabupaten Labuhanbatu Utara, Sumatera Utara, kembali menyuarakan kekecewaan mereka atas kerusakan jalan sepanjang kurang lebih 8 kilometer yang tak kunjung mendapatkan perhatian pemerintah. Kerusakan tersebut membentang di dua desa, yaitu Desa Pangkalan Lunang dan Teluk Pulau Luar.
Hingga hari ini, kondisi jalan yang telah mengalami kerusakan selama puluhan tahun itu belum menunjukkan tanda-tanda akan diperbaiki. Warga menilai bahwa pemerintah daerah mulai tingkat kabupaten, provinsi, maupun pusat masih belum memberikan langkah konkret. Termasuk Bupati Labuhanbatu Utara, Hendriyanto Sitorus, yang dinilai belum merespons keluhan masyarakat secara langsung.
Akibat kondisi jalan yang memprihatinkan ini, aktivitas warga terganggu dan perekonomian setempat ikut terhambat. Tak hanya itu, akses masyarakat terhadap layanan kesehatan juga terdampak. Warga yang ingin berobat ke Puskesmas Kualuh Leidong sering mengalami keterlambatan karena sulitnya melewati jalur utama yang rusak parah.

“Sampai sekarang kami masih kesulitan kalau mau ke puskesmas. Jalan yang rusak membuat perjalanan terhambat,” ujar Sintong Sinaga, salah seorang warga yang turut merasakan dampaknya.
Masyarakat berharap pemerintah daerah, khususnya Bupati Hendriyanto Sitorus, segera mengambil tindakan nyata dan tidak hanya memberikan janji seperti saat masa kampanye lalu. Warga menegaskan bahwa perbaikan jalan bukan sekadar kebutuhan pembangunan, tetapi kebutuhan dasar demi kelancaran aktivitas dan keselamatan masyarakat.
Oleh : Redaksi
